Web Dialog Imani

Kumpulan Materi Dialog Imani

Hukum Puasa Setiap Hari Berturut-turut

Tanya:
Apa hukum puasa setiap hari berturut-turut? (Ramli)

Jawab:
Puasa yang dilakukan oleh seseorang setiap hari berturut-turut disebut puasa dahr, puasa seperti ini hukumnya makruh. (Lihat Shahih Fiqh Sunnah 2/144).

Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam berikut ini :

لاَ صَامَ مَنْ صَامَ الأَبَدَ

“Tidaklah dikatakan berpuasa orang yang berpuasa sepanjang masa (terus-menerus).” (HR. Bukhari No 1977 dan Muslim No 186)

Dalam riwayat yang bersumber dari Abu Qatadah disebutkan:

قَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ بِمَنْ يَصُومُ الدَّهْرَ كُلَّهُ قَالَ لاَ صَامَ وَلاَ أَفْطَرَ

“Umar Berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana dengan orang yang berpuasa sepanjang masa? Beliau menjawab: “Ia tidak puasa dan tidak pula berbuka.” (HR. Muslim No 2803).

Jika seseorang ingin memperbanyak puasa maka puasa yang paling baik adalah puasa Daud, sehari berpuasa dan sehari berbuka. Tidak ada puasa sunnah yang lebih baik dan utama dari puasa Daud. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Muslim berikut, dari Umar bin Khattab radhiyallahu  ‘anhu :

قَالَ كَيْفَ مَنْ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا قَالَ ذَاكَ صَوْمُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ

“(Umar) berkata: Bagaimana dengan orang yang sehari berpuasa dan sehari berbuka?” Beliau (Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam) menjawab: “Itu adalah puasa Daud alaihissalam.” (HR. Muslim No 2803).

Dalam riwayat lain disebutkan:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو – رضى الله عنهما – قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا ».

“Dari Abdullah bin Amru radhiyallahu  ‘anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud dan sholat yang paling disukai Allah adalah sholatnya Daud alaihissalam. Beliau tidur separuh malam dan bangun sepertiga malam dan tidur seperenam malam. Beliau sehari berpuasa dan sehari berbuka.” (HR. Bukhari No 3420 dan Muslim No 2796)

Juli 11, 2009 Ditulis oleh dialogimani | puasa | | No Comments Yet

Hukum Membaca Surat Yasiin

Tanya:
Bagaimana hukum membaca surat Yaasin? (Abdullah, Metro)

Jawab:

Surat Yaasiin adalah salah satu diantara 114 surat yang ada dalam Al Qur’an. Membacanya adalah ibadah dan berpahala seperti membaca surat-surat lainnya dalam Al Qur’an.

Akan tetapi kita tidak boleh mengkhususkan untuk membacanya pada malam-malam tertentu, dengan keyakinan-keyakinan tertentu. Karena tidak ada satu hadits shahihpun yang menjelaskan tentang keutamaan membaca surat Yaasiin pada malam tertentu. Kalaupun ada riwayat tentang hal itu, riwayat tersebut tidak shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kita tidak boleh meyakini dan mengamalkannya. Wallahu Ta’ala A’lam Bish Showab.

April 3, 2009 Ditulis oleh dialogimani | Uncategorized | | 6 Komentar

Puasa Sunnah Dibulan Muharram

Tanya:

Puasa dibulan Muharram bagusnya di hari yang keberapa? (Nashir, Bandar Lampung)

Jawab:

Pada bulan Muharam ini umat islam sangat dianjurkan melaksanakan Ibadah yang sangat disukai oleh Allah ta’ala , yaitu Puasa pada hari As Syura.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله عَنْهُمَا أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ فَقَالَ مَارَأَيْتُ رَسُوْلَ الله صَلَىالله عَلَيْهِ وَسَلَمَ صَامَ يَوْمًا يَتَحَرَّى فَضْلَهُ عَلَى اْلأَيَّامِ إِلَّا هَذَا الْيَوْمَ يَعْنِى يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ
Baca selebihnya »

Februari 17, 2009 Ditulis oleh dialogimani | puasa | | No Comments Yet

Adakah Larangan Nikah Di Bulan Syawwal?

Tanya:

Ada seorang ustadz yang melarang menikah dibulan Syawwal, karena kedua anak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang menikah dibulan Syawwal meninggal dunia, apakah pendapat beliau ini benar?

Jawab:

Menikah atau menikahkan seseorang pada bulan Syawal adalah perbuatan yang terpuji dan disunnahkan dalam Islam. Hal ini dikarenakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencontohkannya dalam kehidupan beliau dimana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menikahi beberapa istri beliau di bulan Syawal. (Lihat Minhajul Muslim, Syeikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi, hal : 340)

Oleh karena itu Imam Muslim dalam Shahihnya menyebutkan sebuah bab yang bunyinya:

بَاب اسْتِحْبَابِ التَّزَوُّجِ وَالتَّزْوِيجِ فِي شَوَّالٍ وَاسْتِحْبَابِ الدُّخُولِ فِيهِ

Bab Disunnahkan Menikah dan Menikahkan (Seseorang) di Bulan Syawwal serta Disunnahkan Menggauli (istrinya) Di Bulan Tersebut.

Baca selebihnya »

Desember 3, 2008 Ditulis oleh dialogimani | Fiqih, Perkawinan, muamalah | | No Comments Yet